Atheis has ratings and reviews. Missy J said: I’m still trying to make sense of what I just read. Atheis (obviously means atheist in Engl. Title, Atheis Volume 1 of Asian and Pacific writing · UNESCO collection of representative works: Indonesian series. Author, Achdiat Karta Mihardja. Publisher. Issue of Seri BP. Author, Achdiat Karta Mihardja. Edition, reprint. Publisher, Balai Pustaka, ISBN, , Length, pages.

Author: Taugor Fenrizahn
Country: Croatia
Language: English (Spanish)
Genre: Spiritual
Published (Last): 17 May 2011
Pages: 355
PDF File Size: 20.71 Mb
ePub File Size: 5.15 Mb
ISBN: 656-2-52679-393-4
Downloads: 15782
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Voodoolkree

Diksi dalam Atheis menunjukkan adhdiat bahasa Sunda yang besar dengan bahasa Indonesia yang digunakan kadang-kadang seakan dipaksakan, dengan bentuk kalimat menyimpang dari kebiasaan penulis-penulis Minang yang mendominasi dunia sastra Indonesia pada saat itu.

Teeuw describes the diction as forced in places, with sentence structure deviating from those used by the Minang writers who dominated that period’s Indonesian literature.

Ia pun sempat emosi terhadap Rusli. Nggak usah takut, ngeri, atau jijik dengan judulnya.

In August massive volcanic eruptions destroyed two-thirds of the island of Krakatau, in the Sunda Strait between Sumatra and Java. In the early s he moves atheiis Bandung to work as a civil servant.

The Atheist

Suara Karya in Indonesian. Namun seiring berjalannya aachdiat akhirnya saya ikut-ikutan juga pakai istilah itu didalam tulisan. Apalagi hal tersebut dilakukan oleh ‘perwakilan’ dari salah satu agama mayoritas di Indonesia. Religion doesn’t seem to be the main focus, but one can easily interpret it that way.

Atheis – Achdiat Karta Mihardja – Google Books

Hasan, the protagonist of the story is born into a devout Muslim family. Retrieved 6 November Antologi Drama Indonesia, Jilid 3 Upon publication, religious thinkers, Marxist-Leninists, as well as anarchists decried the novel for not explaining their ideologies in more detail; but literary figures and many in the general public praised it. Imannya menjadi goyah, yang mengantarkannya kepada rentetan konflik yang “deritanya tiada akhir” akibat oleh ketidakbecusan Hasan sendiri sebagai seorang “pencari”.

  CAPARO INDUSTRIES V DICKMAN PDF

Kepandaian Anwar lama-lama mempengaruhi Hasan, ia pun mulai mempertanyakan keberadaan Tuhan hingga tanpa ia sadari ia pun mulai meninggalkan ritual yang biasa dilakukannya. Dan seperti karya sastra Indonesia angkatan lama mibardja umumnya, buku ini juga menyajikan sesuatu yang sesuai dengan masa ketika karya sastra tersebut ditulis—entah dalam hal kebudayaan maupun kondisi sosial politik.

The plot of Atheis is non-linear. Hasan bukanlah seseorang yang pandai berhujah, mahupun cukup faham tentang agamanya.

Anwar masih bebas dengan kepura-puraan? In Atheis, Achdiat depicts conflicts arising in the thinking of intellectuals through a discussion of religion in a society stuggling for indepdence under the occupation government of Japan.

Jangan memahami sesuatu hal secara setengah-setengah. Banyak kesamaan sikap antara mereka, begitu persaan Hasan. Di halaman halaman akhir terlihat betul keinsyafan Hasan dan penyakitnya yang mengganas dianggapnya sebagai siksa dunia.

Tak ada persahabatan dengan Tuhan. Cinta kepada seseoran Pesan saya untuk diri sendiri, pertamanya, buku ini mesti dibaca sampai tamat, jika berhenti dipertengahan, bimbang terpesong. Sebab Anwar yang kemudian menggoda istrinya, di tahun tahun selepas pernikahannya dengan Kartini, Hasan menjauh dari Rusli dan kawan kawannya.

One day, he encounters a childhood friend Rusli and his female friend Kartini.

To ask other readers questions about Atheisplease sign up. Mihardja ini pada awalnya saya kira sebuah novel yang murni berlatar belakang sosial politik. When he discovers that Kartini and Anwar spent achdizt night in a hotel together, he becomes enraged and hunts the nihilist. Mihardja is considered an Indonesian classic fromthe year when Indonesia was officially recognized as an independent nation.

Achdiat Karta Mihardja

These qualities were in-line with the nascent government’s need to use literature, as the most developed of the new national culture, for nation-building ; [30] inAtheis received a literary award from the government of Indonesia. Ditambah lagi mereka berpikir bahwa ajaran agamanya lah yang paling benar dan tidak mau mengakui keterbatasan agamanya yang sebenarnya tidak asli dari Indonesia toh?

  ESTIMULADOR DEL NERVIO VAGO PDF

Setelah lama tidak mengumumkan tulisan, padaAchdiat menerbitkan roman pendek Manifesto Khalifatullah. Dec 18, Aisy rated it really liked it. Thus, I would argue that this is the actual main message that the author would love to send across to the readers: Nah, mulai di sinilah benih asmara mulai muncul antara Hasan dan Kartini.

Disini, aku setuju dengan penulis, bahwa setiap kepercayaan itu sah-sah saja, tidak akan destruktif tanpa arah, asal si believer terus memperbaiki pemahamannya dan mencari titik keseimbangan supaya ia dapat berfungsi sebagai manusia semestinya.

Kubaca hasil karangannya itu Acdiat from ” https: Awalnya ia merasa cemburu dan mengganggap pergaulan antara Rusli dan Kartini bukan hubungan antara kakak dan adik, melainkan lebih. Di sini, berkisah sosok alim bernama Hasan yang terjerumus dalam pemikiran-pemikiran kaum sosialis yang “atheis”, kedua temannya, Rusli dan Kartini. Atheis was Mihardja’s first novel; what few literary works he had written beforehand were mostly short stories and dramas, both those intended for the radio and the stage.

Hal tersebut semakin menguatkan karakter tokoh-tokoh yang ada didalam benak pembaca. Jun 08, Shafiq Razak Rajan rated it really liked it. Iya saya orang Malaysia mungkin tidak dapat baca between the lines, saya faham apa yang saya baca saja.

Atheis – Wikipedia

Journal of Economic Development. Languages Bahasa Indonesia Edit links. Ditambah lagi dengan perasaannya kepada Kartini semakin membuatnya gelap mata [halaman ]. Hati manusia bagaikan gelas-gelas kosong saat sujud menyembah-Nya. A third printing, which had several revisions to improve the flow of the story, was published in Maka, dia mudah termakan hujah-hujah kawan-kawannya yang lebih pandai berbicara.